Pulang


Pulang

Sekarang dihadapanku ada secangkir kopi
Dia menunggu manis terdiam
 Menungguku dalam sepi
Dimana orang-orang di sekelilingku beradu argumentasi
Aku hanya duduk manis disini

Entah apa yang kulakukan 
Memperhatikan gerak gerik kendaraan di jalanan
Menghitung detik tak berujung
Mengira-ngira sesuatu sambil mematung

Pikirku akan ada teman yang datang
Nyatanya aku sendiri hingga petang
Padahal mentari bersinar terang
Aku tetap saja tak bisa senang

Dimana kau riang
Kucari-cari kau sampai ke bintang-bintang
Namun bulan kini datang
Mengusikku dalam tenang

Aku harus pulang
Aku butuh rumah sekarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uki

Jurnal Ngalor Ngadul Ngomeng

Rutinitas