Rutinitas
“This is how it is with insomnia. Everything is so far away, a copy of a copy of a copy. The insomnia distance of everything, you can't touch anything and nothing can touch you”
― Fight Club
Perasaan muak akan keadaan yang selalu sama, akan aktivtas yang selalu sama akan rasa bosan yang selalu sama, itulah "Rutinitas". Rasa terpenjara yang meluap seakan memaksa kita untuk lepas dari semua rantai yang mengikat, namun akan kah kita sanggup? sanggup lepas dari zona nyaman, sanggup lepas dari kedamaian palsu, sanggup lepas dari sistem yang telah mengikat kita selama ini?
Sistem yang telah mengikat kita selama ini, telah sukses menghasilkan produk manusia yang terikat pada uang, pada materi, pada harta yang tidak kita butuhkan, yang membuat kita seakan memiliki semua itu namun pada akhirnya semua harta kitalah yang berkuasa akan kita.
Pergolakan batin pada diri sendiri yang ingin melawan rasa lelah akibat menjadi budak demi mengejar kedamaian palsu, mulai tidak mengenal siapa dia, tidak kenal akan mimpinya dan mulai melupakan kebahagiannya.
Apalagi yang harus dikejar di dunia ini bila kebebasan akan diri sendiri saja sudah dirampas, apalagi yang harus diimpikan bila mimpimmu saja telah dibentuk oleh orang lain, apalagi yang harus diperjuangkan bila diri sendiri saja telah dikuasai pihak lain yang hanya meraup keuntungan dari kebutaan kita.
Kita semua telah sadar akan semua ini, namun muncul kata " Mau jadi apa kalau tidak sekolah?", " Mau jadi apa kalau hanya mengikuti ego?" , "Mau jadi apa kalau ga ada uang?", padalah akan jadi apa dirimu adalah hakmu untuk memilih, tidak ada yang tau dimasa depan akan seperti apa, tidak ada yang tau akan seperti apa dunia bila semua orang berani lepas dari sistem yang telah ada, disaat semua orang berani kembali meraih mimpimya. Atau kita disini hanya akan menunggu semua perubahan itu?
Sekian.

Komentar
Posting Komentar