Jurnal Ngalor Ngadul Ngomeng
Hari 1
Jadi kelangsungan hari ini seperti biasa, ya sungguh biasa saja, gua bangun tidur, liat jam di hp, tidur lagi, setelah matahari tepat diatas rumah, gua bangun dari mimpi dan kembali menghadapi dunia nyata, dimana semua terlihat monoton dan statis. Kadang ada perasaan dari dalam lubuk hati ingin mendobrak itu semua, selagi masih muda pikir gua, tapi muncul pemikiran dimana selagi masih muda harus terbiasa dengan yang monoton dan statis, di hari tua nanti akan lebih monoton dan statis soalnya, semua itu membuat gua bimbang, untuk berbagai macam hal, dari sekadar memilih menu apa saat gua di rumah makan, memilih baju apa saat gua di matahari, dan lain sebagainya. Lantas apa yang harus gua lakukan dibalik semua kebingungan itu? Gua ga tau. Hidup mungkin memang pilihan, karena kalau hidup adalah essay, kita mungkin akan lebih dimudahkan.
Jadi kelangsungan hari ini seperti biasa, ya sungguh biasa saja, gua bangun tidur, liat jam di hp, tidur lagi, setelah matahari tepat diatas rumah, gua bangun dari mimpi dan kembali menghadapi dunia nyata, dimana semua terlihat monoton dan statis. Kadang ada perasaan dari dalam lubuk hati ingin mendobrak itu semua, selagi masih muda pikir gua, tapi muncul pemikiran dimana selagi masih muda harus terbiasa dengan yang monoton dan statis, di hari tua nanti akan lebih monoton dan statis soalnya, semua itu membuat gua bimbang, untuk berbagai macam hal, dari sekadar memilih menu apa saat gua di rumah makan, memilih baju apa saat gua di matahari, dan lain sebagainya. Lantas apa yang harus gua lakukan dibalik semua kebingungan itu? Gua ga tau. Hidup mungkin memang pilihan, karena kalau hidup adalah essay, kita mungkin akan lebih dimudahkan.
Komentar
Posting Komentar